Review Film: Spectre (2015) 'Akhir perjalanan cinta James Bond?' (spoiler)

credit image
Salah satu film yang ditunggu-tunggu tahun ini James Bond Spectre. Film ini juga katanya menjadi seri Bond terakhir untuk Daniel Craig.

6 November 2015 menjadi tanggal perilisan film ini di seluruh dunia. Menonton dua hari setelah premiere, niatnya supaya nggak ngantri. Ternyata malah tambah rame secara nontonnya diakhir pekan.

Sayangnya banyak keluarga yang menonton film ini bersama anaknya. Iya, anaknya yang masih dibawah umur sengaja dibawa, mungkin karena nggak ada yang jaga di rumah dan mengikuti ego orang tuanya jadi anaknya dipaksa ikut buat lihat adegan ciuman dan kekerasan di film ini.

Baiklah daripada malah bahas tentang parenting di Indonesia baiknya kita langsung mulai bahas filmnya aja. 


Selamat membaca review dari mata orang awam yang suka nonton!

Daniel Craig masih menjadi Bond favorit saya. Gesture tubuhnya, cara dia merayu cewek buat ditidurin. Saya suka dia nggak keliatan genit, atau bisa dibilang cara dia merayu cewek lebih elegan. Tapi, di film ini saya agak kecewa karena tiba-tiba dia ngajak tidur Lea Seydoux dengan cara yang nggak elit. 

Lea Seydoux

Ngomongin Lea Seydoux, dia adalah gadis Bond di film ini. Perannya disini sebagai anak penjahat yang kemudian jadi pacarnya Bond. Sebagai gadis Bond, Madeline Swan nama peran Lea Seydoux disini, bisa menembak dan bela diri. Tapi sepertinya menurut sayaLea Seydoux agak kaku dan nggak cocok dipasangkan sama Daniel Craig. Kalo kata temen saya sih Bond ketuaan buat pacaran sama dia. Tapi menurut saya bukan gara-gara itu. Emang chemistry Bond sama Madeline Swan nggak dapet.

Pertama kali saya nonton akting Lea Seydoux, dia bermain di Mission Impossible Ghost Protocol sebagai Sabine Moreau. Penjahat yang mensabotase kerjaan agen IMF. Di film itu memang perannya dia jadi cewek dingin. Nah, di Spectre dia masih kebawa dinginnya itu dan kurang greget aja jadinya. Mungkin juga karena saya selalu membandingkan gadis Bond dengan Vesper Lynd yang diperankan dengan baik oleh Eva Green. 

Chistoph Waltz

Waltz memerankan Blofeld penjahat sekaligus kakak angkat Bond. Sayangnya menurut saya disini karakter Blofeld kurang serem. Saya membandingkan dengan Silva di Skyfall yang diperanin sama Javier Bardem. Silva lebih kelihatan gila dan jahat sedangkan Blofeld nggak sepenuhnya kelihatan kejam. Saya kecewa film ini menyia-nyiakan Christoph Waltz begitu saja.

Ada yang ngikutin serial tv Sherlock? Serial yang aktor utamanya Benedict Cumberbatch. Kita nggak mau bahas Cumberbatch sih disini. Tapi, kalau yang ngikutin filmnya pasti tahu Moriarty yang diperanin sama Andrew Scott. Nah, dia juga main di Spectre sebagai C.

Andrew Scott

Siapa sih C ini? Dia adalah atasan barunya M. Saya agak lupa jabatan dia tuh apa. Kayak kepala keamanan seluruh dunia yang punya akses ke organisasi agen rahasia di sembilan negara. Ya, intinya si C ini menyebalkan. Dia pengin membubarkan program 00 karena menurut dia udah terlalu kuno.

Kirain dia emang berniat baik buat membuat dunia lebih baik, ternyata dia temenan sama Blofeld. Dan, M benci banget sama dia. Di salah satu adegan Bond sempet nyindir M dengan bilang kalau C ini sahabat barunya M. Saya langsung ngakak pas liat ekspresi Ralph Fiennes.

Ralph Fiennes

Fiennes baru memerankan M di Skyfall menggantikan Judi Dench yang ceritanya meninggal. Sekarang saya mulai bingung kenapa dia memerankan Voldemort. Muka dia bahkan sekarang nggak ada jahat-jahatnya. Mungkin karena saya kebayang Ralph Fiennes jadi Mr. Gustav di Grand Budhapest Hotel ya.

Sebagai M yang baru Fiennes kelihatan lebih tenang daripada Judi Dench. Kalau Dench lebih kelihatan suka marah-marah ke Bond. Bukan berarti disini Fiennes gak senewen sama Bond yang suka seenaknya tapi Fiennes lebih kelihatan tenang. Mungkin juga karena Judi Dench kan cewek jadi karakter M nya dibikin ala ibu-ibu gitu. 

Daniel Craig

Seperti biasa Craig memerankan Bond dengan elegan, serius, dan dingin. Bedanya di Spectre dia lebih kelihatan genit. Masih kelihatan galau dan belum move on dari Vesper Lynd tapi berusaha deketin Madeline Swan si anak penjahat. Ngajak wanita tidur sih hal biasa di film Bond. Di Spectre dia cuma meniduri dua wanita sih. Monica Belucci sama Lea Seydoux. Dan, salah satu artis favorit saya muncul sesaat cuma buat ditidurin Bond doang. Nama Vesper Lynd juga masih disebut-sebut di film ini.

Kalau di Skyfall Bond kelihatan menderita banget, harusnya di Spectre dia lebih menderita lagi karena film ini emang ceritanya tentang balas dendam dan masa lalu Bond.

Konfliknya adalah Blofeld yang menjadi kepala organisasi Spectre suka nge-bom negara orang dan melakukan ancaman ke kepala negaranya kalau nggak mau di bom mereka harus ikut organisasi rahasia Spectre. Sedangkan C ditaruh untuk menjadi kekuatan Blofeld di keamanan negara-negara yang punya organisasi agen rahasia. 


Sony Xperia Z5 

Sejak Casino Royale, James Bond udah pake Sony Ericson. Tadinya ekspektasi saya adalah Bond bakal nunjukin kecanggihan Smartphone ini tapi kok nggak ada ya. Mungkin pas dia lagi make Xperia Z5 saya lagi ke kamar mandi (berusaha berpikir positif)

Seperti biasa juga Bond dengan seenaknya ngerusak prototype yang dibikin sama Q. Aston Martin dengan sengaja dicemplungin ke sungai. Ya meskipun itu bukan mobil aslinya. 
Biasanya Q menyiapkan alat-alat yang canggih buat Bond. Tapi di film ini nggak kelihatan. Cuma mobil Aston Martin DB10 yang (harusnya) dilengkapi peralatan super canggih tapi nggak dipasang sama Q. Jadi kita bener-bener menonton Bond tanpa bantuan alat canggih Q.

Writing's on the wall

Lagu tema Bond kali ini ditulis dan dinyanyikan sama penyanyi Inggris, Sam Smith. Nggak seperti Skyfall yang dinyanyikan oleh Adele dengan penuh kekuatan. Lagu ini lebih terdengar galau dan mendayu-dayu ala Sam Smith. Sebagian orang sih nggak suka sama lagu ini. Menurut saya lagu ini lebih cocok buat Casino Royale dimana saat itu Bond baru menemukan cinta pertamanya, terus dia patah hati dan jadi playboy.


Happy Ending?

Akhir yang bahagia kirain cuma milik film Disney. Ternyata James Bond juga bisa pensiun dan menikah. Secara tiba-tiba James jatuh cinta sama Madeline Swan setelah cinta satu malamnya dan melakukan petualangan bersama. Kemudian dia memutuskan untuk hengkang dari MI6 dan hidup bersama kekasihnya. 

Untuk sebagian orang yang berekspektasi terlalu tinggi sama film ini mari siap-siap kecewa. Film ini nggak se-epik Skyfall. Cerita percintaan di film ini nggak seberdarah-darah Casino Royale. Jadi, film ini ya lumayan lah tapi biasa aja tapi nggak jelek-jelek banget kok.

untuk penggemar Daniel Craig wajib nonton film ini karena gosipnya ini menjadi film James Bond terakhirnya. 

Sang sutradara, Sam Mendes memang sepertinya membuat Spectre sebagai satu kesatuan cerita dengan Skyfall. Dan, cerita Spectre masih seputar masa lalu, dan pembalasan dendam pribadi. 

Comments