Mendengarkan musik lebih mudah dengan Spotify #WaktunyaSpotify

Spotify resmi masuk ke Indonesia sejak 30 Maret 2016. Saya sebagai penikmat musik tentunya menyambut gembira berita ini. 


Beberapa aplikasi musik streaming sudah pernah saya coba seprti Apple Music dan JOOX, tapi belum ada yang seenak pake Spotify. Memang ya kalau yang nggak bayar udah ada Soundcloud dan itu enak banget sih.

Mungkin review tentang Spotify ini agak telat ya, tapi dua bulan ini sepertinya cukup untuk merasakan enak dan nggak enaknya menggunakan aplikasi musik satu ini. 

Apa yang saya suka dari Spotify adalah kemudahan untuk upgrade ke VIP Account. Bisa melalui transfer antar bank atau bayar di alfamart. Saya sendiri biasanya bayar lewat transfer antar Bank. Spotify menggunakan Bank Permata sebagai rekening penerima. Untuk berlangganan Premium Account hanya 49.990 rupiah, atau ya bulatin aja ya jadi 50.000 gitu. 

Apa saja yang bisa didapat dengan akun premium?

  • Dengarkan lagu tanpa terganggu iklan
  • Mainkan musik tanpa terhubung ke internet
  • Kebebasan dalam memilih dan memutar lagu 

Daftar lagu yang sangat banyak menjadi alasan kenapa saya suka sama Spotify ini, bahkan kayak lagu-lagu daerah juga ada disini. Terakhir kali saya mencoba mencari lagu Sai anju ma au- Victor Hutabarat juga terdapat di Spotify, juga lagu-lagu dangdut kayak lagunya Ikke Nurjanah, sampai lagu-lagu yang berasal dari tahun 60an, jazz dan klasik juga bisa didengarkan di Spotify. 

Kekurangan Spotify mungkin tidak adanya lagu-lagu dari album Taylor Swift yang terbaru, dan Adele masih kayak setengah hati untuk memberikan lagu-lagunya dari album 25 ke Spotify. 
Selain itu, kekurangan lainnya kalau kita nggak berlangganan akun premium kita jadi nggak bisa memilih lagu yang kita ingin dengarkan, harus menerima lagu yang diputar oleh spotify atau keputar acak. Kalau pakai JOOX kita masih bisa mengakali dengan sharing satu lagu ke media sosial seperti Facebook, kemudian kita bisa dapat gratis satu hari berlangganan VIP account.

Menjelajahi Spotify menyenangkan buat saya karena terkadang menemukan lagu-lagu yang tidak biasa saya dengarkan. Aplikasinya juga nggak bikin handphone lemot, kualitas suara yang dikeluarkan juga sangat bagus meskipun memutar lagu remake dari jaman dulu.
Menurut saya Spotify menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi pembajakan. Kalau membeli album dirasa terlalu mahal, hanya dengan 50ribu sebulan kita bisa mendengarkan lebih dari 20 lagu. 

Comments

Post a Comment