Pernikahan dan Reunian


Tanggal 23 April 2016 lalu teman sekelas saya sewaktu SMA menikah dan saya diundang ke pernikahan mereka. Rasanya saya agak nggak percaya teman saya akhirnya mau menikah. Berarti saya udah tua dong ya.
Saya sudah mendapat kain seragam sejak sebulan lalu, katanya sih saya sebagai bridesmaid atau pengiring pengantin. Setelah berminggu-minggu mikirin ini bahan mau dijahit model apa, akhirnya dua minggu sebelum hari-H saya menemukan ide (haha lebay)

Jadi saya bilang ke penjahit untuk bikin model kebaya aja yang gampang. Bawahannya saya pakai kain batik yang warnanya senada saja, kebetulan sudah punya di rumah, eh jilbabnya gimana? jilbabnya juga ternyata punya warna yang senada sama bahan yang dikasih sama teman saya. Jadi masalah selesai. Sekarang tinggal mempersiapkan perut untuk makan di pernikahan mereka.

Tanggal 22 April 2016, jam 3 sore dilaksanakan akad nikah. Saya dan beberapa teman mempelai yang dekat diundang. Setelah akad selesai dan saya menyalami teman saya untuk mengucapkan selamat.
Saat itulah saya melihat teman saya begitu cantik, mungkin itu yang disebut orang cantiknya  perempuan yang menikah itu 'manglingi' atau bikin pangling.

Senyum tidak henti-hentinya ia sunggingkan, terlihat sekali bahwa ia telah menjadi manusia paling bahagia di dunia setelah melepas masa lajang. Lalu saya mulai berpikir 'oh begini mungkin perasaan bahagianya orang nikah'

Besoknya tanggal 23 adalah resepsinya. Saya dan dua orang teman dekat saya datang bersama. Acara mulai jam 11 tapi kami agak terlambat datang karena +Yohand Maladzi kayak datang dari planet Mars.

Seperti biasa begitu datang ke resepsi pernikahan kami langsung melihat makanan apa saja yang ada. Eh, enggak ding kami langsung antri untuk salaman sama mempelai ya walaupun kemarin pas akad udah nyelamatin.

Setelah ngasih selamat, salaman, cipika-cipiki sama mempelai, kami pun bertemu dengan beberapa teman lama yang sudah terlebih dulu ada disana.
Oke reuni pertama dimulai. Tapi sebelum kita lanjutin ngobrolnya, mari makan dulu. Saya dan dua teman yang datang bersama tadi mulai bergeriliya mengantri di stan makanan yang ada.

Baru jalan sedikit sudah bertemu sama rombongan teman SMA lainnya langsung deh batal ngantri dan cipika-cipiki dulu. Ada teman-teman yang datang bersama pasangannya. Ada yang berubah, ada yang masih sama seperti dulu.

Cerita masa SMA kembali diangkat dan pertanyaan seputar 'kapan nyusul nikah?' dan 'sekarang kerja dimana?' akan biasa didengar diacara kondangan seperti ini. Dulu sih awalnya resah, gelisah sampai nggak bisa tidur kalau ditanyain begitu (lebay) tapi sekarang mulai biasa aja.

Banyak kenangan semasa SMA yang tiba-tiba hadir lagi. Mantan yang saling bertemu. Cinta masa SMA yang belum selesai, sampai yang pas SMA diam-diaman tapi ternyata saling suka bertemu diacara nikahan dan memulai kisah baru.

Nikahan teman bukan hanya ajang untuk makan gratis tapi juga reunian dengan teman-teman yang sudah lama nggak ketemu karena sibuk. Kalau ke nikahan kan nggak ada alasan sibuk lagi.
Meskipun kadang bertemu banyak orang bikin saya cukup capek tapi, saya senang bertemu teman-teman lama ini, ya karena kapan lagi.

Pertemuan nggak semudah itu bisa terlaksana. Biasanya kalau mau ngumpul sama teman lama ngerencanain harus dari jauh-jauh hari dulu, itupun kadang tiba-tiba suka ada yang nggak bisa.
Jadi ya mumpung masih bisa ngumpul, ketemuan aja lah daripada nanti pas sendirian ngerasa kesepian.

Anyway selamat buat Ina dan Dicky yang akhirnya menikah ya.

Comments

Hosting Unlimited Indonesia